Skip to main content

MATINYA HATI DISEBABKAN DOSA

*MATINYA HATI DISEBABKAN DOSA*

💭 Muhammad bin Wasi’ yang bergelar Zainul-Qur’an berkata tentang matinya hati:

🌀 “Dosa demi dosa membuat hati seseorang mati.”

💭 Oleh kerana itu, ketika seseorang berkata kepada Said ibnul Musayyab bahawa Abdul Malik bin Marwan berkata:

🌀 “Saat ini, aku tidak lagi merasakan kebahagiaan kerana kebajikan yang aku lakukan.

Aku juga tidak lagi merasakan kegelisahan kerana dosa yang aku perbuat.”

💭 Maka Said ibnul Musayyab pun berkata:

🌀 "Saat itu hatinya telah mati.”

Contoh di atas bukanlah satu-satunya pertanda matinya hati,
bahkan masih banyak lagi lain-lainnya, seperti yang tersebut berikut ini;

1. Merasa senang dengan perbuatan dosa dan berusaha mempamerkannya.

2. Keinginan yang membara untuk berkumpul dengan orang-orang yang selalu berbuat maksiat.

3. Merasa tertekan ketika melihat orang-orang yang ta’at.

4. Senantiasa berbuat dosa dan tidak segera bertaubat.

5. Tidak lagi merasa sedih dengan hilangnya perbuatan ta’at.

6. Tidak lagi menolak kemungkaran, baik itu dengan tangan, lisan mahu pun dengan hatinya

❗ Wahai saudaraku, aku senantiasa mengingatkan diriku dan juga dirimu dan aku katakan:

🌀 “Ingatkan selalu hatimu dari kelalaiannya kerana orang yang mendapatkan taufik adalah yang senantiasa waspada. Jika aku tidak sedar akan nasihat yang diberikan kepadaku, maka jadikanlah dirimu sedar akan nasihat ku ini..."

💭 Ibnu Jauzi mengingatkan:

🌀 “Jangan kamu remehkan dosa walau pun ringan kerana rumput yang lemah jika dianyam bisa menjadi tali yang kuat, hingga mampu mencekik unta yang gemuk.”

Semoga Allah memelihara kita....

Comments

Popular posts from this blog

PELATIHAN PENYEMBELIHAN & PENANGANAN HEWAN QURBAN SECARA SEHAT, AMAN, SYAR'I

Ahad, 13 September 2015 Jam 07.30-12.00 Aula RS JIH Ringroad Utara Bersama  Dr. KH. Tulus Mustofa, Lc., MA (Komisi Fakwah MUI DIY) Dinas Pertania&Peternakan Sleman Fasilitas :  Ilmu,   Snack  Buku panduan Fiqh Qurban.  Terbatas hy 200orang. Untk 2 orang/masjid.  Peserta diutamakn anggota FOSITIB IKADI Sleman. Daftar ketik nama-masjid-kecamatan kirim ke 085643526301batas pendaftaran jum'at 10 september'15 Tidak dipungut biaya, tapi kami sediakan kotak infaq bagi masjid yg ingin memberikan infaq terbaikya untuk Dakwah Ikadi.

Aplikasi untuk Mencari Masjid Terdekat

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ’ala Rosulillah wa ’ala alihi wa shohbihi wa sallam. Telah tersedia apps untuk mencari masjid terdekat dari lokasi anda dan rute menuju masjid tersebut beserta  waktu tempuh dan jarak. Apps ini dibuat untuk memudahkan kaum muslim menemukan masjid terdekat di lokasi yang tidak di kenal, di mana saja di seluruh dunia, sehingga memudahkan untuk sholat berjama'ah di awal waktu di masjid.  Silahkan download pada link di bawah ini: http://ow.ly/966X301MNeO Apps ini bebas dari iklan (Ads Free). Mohon disebarkan. Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR. Muslim, 3509]. Jazakumullah khairan

Khitbah dalam Islam

Jika telah datang lelaki sholeh dan berakhlak, maka disegerakan menikahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda ﺇﺫﺍ ﺟﺎﺀﻛﻢ ﻣﻦ ﺗﺮﺿﻮﻥ ﺩﻳﻨﻪ ﻭﺧﻠﻘﻪ ﻓﺰﻭﺟﻮﻩ ﺇﻻ ﺗﻔﻌﻠﻮﻩ ﺗﻜﻦ ﻓﺘﻨﺔ ﻓﻲ ﺍﻷﺭﺽ ﻭﻓﺴﺎﺩ ﻛﺒﻴﺮ “Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi. Al Albani berkata dalam Adh Dho’ifah bahwa hadits ini hasan lighoirihi) ______________ Hadits diatas khithabnya adalah ditujukan kepada si wali wanita (yang berhak menikahkan orang yang berada dalam perwaliannya) bukan kepada si pelamar. Sedangkan si wanita itu sendiri ia berhak menolak atau membatalkan lamaran (khitbah) walaupun orang yang melamarnya adalah seorang laki-laki yang shalih (baik agamanya) namun ia tidak menyukainya.  Hal ini berdasarkan hadits : seorang janda tidaklah dinikahkan sehingga dimintai pendapatnya. Tidak pula seorang gadis dinikahkan kecuali setelah diminta izinny...